Belajar,mencari tau.

Tidak tahu,tahu hanya sedikit, maka coba berpikir,berusaha mencari tahu.Belajar dan belajar.

Senin, 26 April 2010

LULUS SMU (Tawa, Tangis dan Tantangan)

Suatu pagi saat ku berangkat menuju tempat kerja, di perjalanan ku berpapasan dengan KONVOI siswa sekolah (seragam biru putih).Di lain tempat,sekelompok siswa lain, mereka sedang asyik memainkan spidol, menggores kata atau sekadar membubuhkan tanda-tangan.Mereka coba membuat warna-warni suasana dengan menge CAT pakaian sekolah bahkan rambut mereka, hingga tampak mirip badut. Oh..baru aku ingat, rupanya hari ini adalah hari pengumuman kelulusan. Entah sejak kapan tradisi selebritas seperti ini ada ??? yang jelas seingat saya waktu saya dulu lulus SMA, selebritas seperti ini memang sudah ada, entah siapa penemunya tidak pernah saya dapatkan dipelajaran sekolah. Saya teringat perkataan almarhumah ibu saya,. Kenapa baju yang masih bagus mesti di rusak ?? bukankah jika dikumpulkan kemudian disumbangkan kepada oarang-orang yang tidak mampu tentu mereka akan senang sekali menerimanya dan itu jauh lebih bermanfaat. Ah..itu sich pendapat orang tua, pendapat para siswa (remaja) tentulah berbeda…yang jelas pakaian yang tadinya dominan putih sekarang sudah jadi warna-warni abisss. Gembira…senang…plooonk…setelah berhasil lulus sekolah bukanlah suatu hal yang salah, tinggal pandai-pandai memilih cara yang mana. Masih banyak lagi aksi-aksi lain, yang bisa dipilih sebagai cara mengekpresikan luapan kegembiraan. Dibalik semua kegembiraan dan selebrasi para siswa yang lulus, banyak pula tangis pilu para siswa yang tidak berhasil memperoleh kelulusan. Banyaknya sekolah-sekolah dengan tingkat persentase kelulusan siswanya yang rendah, menghiasi dan mengisi berita media massa. Terlepas dari semua hal tersebut di atas, ada PR besar yang harus dijawab oleh para siswa yang baru lulus untuk bekal menapak masa depan. Apa rencana selanjutnya setelah lulus sekolah ? langsung mencari kerja atau kuliah ? Bagi yang mampu untuk kuliah sudahkah terpikirkan masuk perguruan tinggi mana, fakultas/jurusan apa ? Bagi yang tidak melanjutkan pendidikannya alias tidak kuliah, ada 3 kemungkinan yaitu berpikir mencari pekerjaan, nikah (mayoritas berlaku pada anak perempuan), pilihan terakhir adalah NGANGGUR. Pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas memang tidak terelakan lagi, yang mesti dilakukan adalah menjawab semua tanda tanya besar yang menganga. Lulus SMU bak tiba di persimpangan jalan yang harus dipilih, jalan mana yang tepat sebagai jalan menempuh cita-cita dan harapan. Teruslah berusaha dan berjuang, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Semoga tercapai cita-cita dan harapan, teruslah semangat, belajarlah menjadi dewasa.

1 komentar:

FA mengatakan...

entah knp rada bete liat siswa yg coret" baju (dan murid" Q jg lakuin hal itu kmrn. tp pas ditanya katanya gpp coz itu baju jelek. yg masih bagus udah disiapin to dsumbangkan). dg kabar" burung yg beredar (sebenarnya ada kabar lgs dari mulut k mulut jg c... maklum, guru baru jd kurang ngerti soal ini) mayoritas nilai mereka gak murni dr pemikiran mrka sendiri. ntah dpt jawaban dr mana. wangsit atau apa kurang tau n gak ingin tau.

so, apa kepuasan yg mereka dpt dg corat-coret itu kl kelulusan mereka saja tidak murni dr pemikiran dan hasil belajar mrka slama 3 th?! andai kelulusan mereka murni dari otak mereka sendiri, mgkn Q akan ikutan ngasih tanda tangan d baju mereka, sbg ungkapan kebanggaan yg tiada tara...